Breaking News

Alpon Sirait Anggota Dewan Kabupaten Batu Bara Serap Aspirasi Warga Kampung Kelapa Terkait Rehabilitasi Bendung Cinta Maju



Batu Suara, Bahagianews.com -Anggota DPRD Kabupaten Batu Suara Alpon Sirait, legislator dari Dapil 7 yang mewakili Partai Perindo, melaksanakan reses tahap III di Desa Kampung Kelapa, Kecamatan Air Putih. Dalam agenda tersebut, Alpon Sirait mendapat banyak aspirasi dari masyarakat yang menyoroti kondisi Bendung Cinta Maju yang semakin memprihatinkan dan membutuhkan rehabilitasi segera.

Kehadiran Alpon Sirait disambut antusias oleh warga yang telah lama menantikan perhatian serius terhadap bendung yang menjadi sumber pengairan utama bagi lahan pertanian di wilayah tersebut. Dalam dialog terbuka, masyarakat mengungkapkan bahwa kerusakan Bendung Cinta Maju telah berlangsung selama tiga tahun terakhir, menyebabkan terganggunya suplai air ke sawah dan berdampak langsung pada penurunan produktivitas pertanian.

Akibatnya, banyak keluarga petani mengalami tekanan ekonomi karena hasil panen tidak lagi stabil. Beberapa warga menyebutkan bahwa sawah mereka sering gagal panen akibat kekurangan air, sementara sebagian lainnya harus mengeluarkan biaya tambahan untuk pompa air demi mempertahankan tanaman.

Di hadapan masyarakat, Alpon Sirait menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan rehabilitasi bendung tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa upaya ini sejalan dengan hasil kunjungan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, yang sebelumnya telah meninjau langsung kondisi Bendung Cinta Maju dan menyatakan dukungan terhadap percepatan perbaikannya.

> “Rehabilitasi Bendung Cinta Maju adalah kebutuhan mendesak dan akan kami perjuangkan agar masuk dalam pembiayaan APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026. Aspirasi masyarakat sudah kami terima, dan ini akan menjadi prioritas kami di tingkat provinsi,” tegas Alpon Sirait.


Alpon juga menambahkan bahwa kegiatan reses menjadi sarana penting bagi anggota dewan untuk turun langsung ke masyarakat dan memahami persoalan nyata yang dialami warga. Dengan mendengar keluhan tanpa perantara, keputusan pembangunan dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan lapangan.

Masyarakat Kampung Kelapa berharap proses rehabilitasi dapat segera direalisasikan, mengingat bendung tersebut memegang peran vital dalam menjaga ketahanan pangan dan penghasilan keluarga petani. Warga juga mengapresiasi kehadiran Alpon Sirait yang mereka nilai sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap persoalan dasar masyarakat.

Dengan adanya perhatian dari pemerintah kabupaten hingga provinsi, masyarakat optimis bahwa kondisi bendung akan segera pulih sehingga aktivitas bertani dapat berjalan normal kembali dan kesejahteraan warga meningkat seperti sediakala.

© Copyright 2025 - Bahagianews.com